Etnis Karen: “Kami Hanya Bisa Membantu dari Pengasingan”

Komunitas suku Karen asal Myanmar di pengungsian di perbatasan Thailand- Myanmar mendukung protes menentang junta militer. Mereka mendukung dialog antara junta dan kelompok oposisi serta rekonsiliasi untuk membangun Myanmar.

“Protes ini sangat penting. Namun, kami hanya bisa membantu dengan menyebarkan informasi kepada dunia,” kata Mahn Steela (58) dari Komite Pengembangan Kebudayaan Karen, yang ditemui di kamp pengungsi Mae La, Kamis (4/10).

Dipaksa melepas jubah

Komunitas suku Karen ini aktif menyebar orang-orang di Yangon, Mandalay, dan kota lain di Myanmar untuk mengumpulkan berbagai informasi tentang apa yang terjadi di Myanmar. Wakil Ketua Serikat Biksu Karen Mhar Ngar Nawura, yang ditemui terpisah, mengatakan, para biksu dari etnis Karen juga mendukung protes menentang junta militer. Mereka siap mengerahkan para biksu Karen dari berbagai wilayah jika diperlukan dalam aksi protes selanjutnya.

“Ratusan biksu Karen telah ditahan dalam aksi protes. Mereka juga dipaksa melepas jubah. Tetapi, kami tidak menyerah dan tetap mendukung perjuangan hingga selesai,” kata Nawura.

Sekitar 20.000 biksu etnis Karen terlibat dalam protes menentang junta sejak pecah aksi menentang kenaikan harga bahan bakar minyak, Agustus lalu.

Khun Saing dari Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP), Kamis, mengatakan, makin banyak biksu meninggalkan wihara. Junta terus menggerebek biara. “Para biksu terpaksa bersembunyi dan lari dari biara,” kata Saing.

Junta militer kini mengincar orang yang mengambil gambar, orang di dekat tempat protes, dan orang yang bertepuk tangan saat terjadi protes.

Militer mengatakan memiliki rekaman gambar orang-orang yang terlihat dalam demonstrasi. “Kami memiliki foto. Kami akan melakukan penangkapan,” demikian seruan militer, seperti dikutip majalah Irrawaddy.

Wartawan juga tidak lepas dari sasaran militer. Irrawaddy menyebutkan, belasan wartawan Myanmar kini berada dalam tahanan. / Fransisca Romana, Kompas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: