Badawi: Ras dan Agama Masih Jadi Masalah

Lima puluh tahun setelah kemerdekaan, ras dan agama masih merupakan isu yang memecah belah di Malaysia, dengan bangsa kadang-kadang sampai “hampir hancur”, kata Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi dalam sebuah wawancara yang diterbitkan hari Minggu (7/10).

Badawi mengatakan, Malaysia, perekonomian nomor tiga terbesar Asia Tenggara, tidak dapat berhasil kalau isu-isu rasial dan keagamaan tidak diatasi. Sekitar 60 persen dari 27 juta penduduk adalah Muslim Melayu. Sisanya, sebagian besar Buddha, Hindu, atau Kristen di kalangan minoritas India dan China.

“Kita tidak ingin berpura-pura dan mengatakan semuanya baik-baik saja. Kita tidak ingin berada dalam keadaan penyangkalan. Katakan yang sebenarnya bahkan kalau itu menyakitkan,” katanya pada surat kabar Sunday Star.

“Kita selama ini terus mengatasi satu demi satu isu rasial. Kita bahkan pernah berada di tepi jurang bencana,” tambahnya, merujuk pada bentrokan tahun 1969 antara mayoritas Melayu dan komunitas China minoritas, di mana ratusan tewas. Sejak itu negara tersebut relatif damai.

Sensitif

Badawi mengkritik mereka yang terperangkap dalam pikiran bahwa semua masalah sering terlalu cepat dikaitkan ke isu rasial atau keagamaan. “Kita bereaksi cepat kalau ada sesuatu dianggap sebagai sebuah isu rasial. Kita juga bereaksi cepat kalau seseorang yang tidak kita sukai mengemukakan hal tersebut. Ini membuat isu lebih rumit dan sulit untuk diatasi,” katanya.

Meningkatnya perpecahan rasial dan keagamaan telah menimbulkan kekhawatiran akan bertambahnya ketegangan sebelum pemilu dini yang diduga awal tahun depan. (Reuters/AFP/DI) Kompas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: