Helikopter Pengawal Jatuh, Diselidiki Apakah Ada Upaya Membunuh Musharraf

Satu dari tiga helikopter yang sedang mengawal Presiden Pervez Musharraf jatuh saat hendak menuju ke daerah Kashmir, Senin (8/10). Insiden itu menyebabkan empat tentara tewas dan delapan terluka, termasuk juru bicara kepresidenan. Namun, Musharraf selamat karena ada di helikopter lain.

Juru bicara militer, Mayor Jenderal Waheed Arshad, mengaku di dalam helikopter itu ada belasan orang, termasuk juru bicara Presiden Musharraf, veteran Mayor Jenderal Rashid Qureshi.

“Saya kira helikopter jatuh dan terbakar karena ada kesalahan teknis. Helikopter itu terbang setelah Musharraf,” ujar Arshad sambil menampik dugaan adanya serangan dari kelompok bersenjata.

Karena berangkat mendahului, Musharraf selamat dan helikopternya sudah mendarat di daerah Muzaffarabad, ibu kota Kashmir. Musharraf ada di daerah itu untuk menghadiri peringatan bencana alam gempa bumi yang terjadi pada tahun 2005. Sedikitnya 73.000 orang tewas dan 2,5 juta orang kehilangan tempat tinggal akibat gempa yang berkekuatan 7,6 skala Richter.

Khateeb Gardezi, seorang warga yang tinggal di Desa Ghori, mengaku melihat helikopter itu mengeluarkan asap ketika terbang di atas desa yang terletak 18 kilometer selatan Muzaffarabad. “Pilotnya tampak kesulitan mengendalikan laju helikopter yang terbang sangat rendah di atas atap-atap rumah. Pilot akhirnya membawa helikopter ke arah lapangan,” ujarnya. “Saya melihat Jenderal Rashid Qureshi dan tentara lain berloncatan keluar ketika helikopter masih tiga sampai empat meter di atas permukaan tanah,” tutur Gardezi.

Sementara Waqar Kazmi, seorang warga lainnya, juga mengaku mendengar suara ledakan sebelum helikopter jatuh. “Suaranya sangat keras. Kemudian saya lihat beberapa bagian helikopter yang jatuh ke tanah,” kata dia.

Terlepas dari apakah ini upaya percobaan pembunuhan atau bukan, Musharraf pernah menjadi sasaran tiga kali percobaan pembunuhan oleh kelompok Al Qaeda dan kelompok lain yang terkait Al Qaeda. Bulan Juli lalu, ada seorang penembak jitu yang mencoba menembak jatuh pesawat Musharraf setelah lepas landas dari markas militer di Rawalpindi. Namun, tembakan tidak kena sasaran karena pesawat sudah telanjur terbang jauh.

Untuk mengecoh atau mengelabui musuh, biasanya Musharraf mengerahkan beberapa pesawat dan helikopter jika bepergian sehingga orang tidak akan tahu keberadaannya. Peristiwa jatuhnya pesawat di Pakistan dengan korban pemimpin Pakistan pernah terjadi sebelumnya, yakni Presiden Mohammad Zia-ul-Haq yang tewas ketika pesawat Hercules C-130 yang ditumpanginya jatuh tahun 1988. Hingga kini penyebab jatuhnya pesawat itu tidak jelas.

Ada yang menyebutkan pesawat tersebut jatuh dan meledak karena terdapat alat berpengatur waktu yang diletakkan di dalam keranjang mangga yang dinaikkan ke atas pesawat sesaat sebelum pesawat bergerak untuk lepas landas. Alat itu lalu melepaskan gas berkekuatan tinggi yang kemudian membuat pesawat meledak.

Bentrokan di perbatasan

Sedikitnya 80 anggota kelompok perlawanan dan 20 tentara tewas akibat bentrokan dan pertikaian sengit di sepanjang perbatasan Pakistan-Afganistan. “Sekitar 80 orang tewas di wilayah Waziristan sejak Minggu pagi,” demikian pernyataan militer.

Wilayah North Waziristan dituding sebagai tempat berkumpul kelompok Al Qaeda dan Taliban. Kedua kelompok itu diyakini AS bersatu sejak tahun 2001. Selama ini Musharraf menjadi teman setia AS, terutama dalam hal menumpas anggota kelompok perlawanan yang masuk dari Afganistan setelah AS menggulingkan rezim Taliban tahun 2001.

Kekerasan di Pakistan meningkat sejak AS dan Pakistan menggerebek Masjid Merah di Islamabad pada Juli lalu. Sedikitnya 300 orang tewas sejak peristiwa itu, sebagian besar akibat bom bunuh diri. (REUTERS/AFP/AP/LUK) Kompas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: